Cirebon,
17 Juni 2026
Spanduk merah menyala bertuliskan “Insight Day” menandai dimulainya salah satu agenda literasi ekonomi tahun ini, tepatnya di Aula lantai 5 SMA Edu Global Cirebon. Sejak pukul 07.30 WIB, seluruh siswa kelas X dan XI berbondong-bondong memasuki aula, didampingi para dewan guru yang turut duduk di antara mereka. Bukan sekadar acara seremonial, Insight Day 2026 hadir membawa tema yang menohok sekaligus membanggakan: “Bisnis Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal di Kota Cirebon.”
Pertanyaan
besar yang menjadi ruh dari kegiatan ini sederhana namun dalam maknanya:
bagaimana kearifan lokal dapat menjadi fondasi bisnis kreatif yang
berkelanjutan? Pertanyaan itulah yang coba dijawab bersama-sama oleh seluruh
peserta sepanjang pagi hingga siang, melalui rangkaian diskusi yang hidup dan
interaktif.
Dibuka dengan Semangat, Disambut
dengan Harapan
Acara resmi
dimulai dengan sambutan pembuka dari pembawa acara (MC) yang membangun
antusiasme peserta sejak menit-menit awal. Suasana aula yang tadinya hening
perlahan berubah menjadi hangat, diselingi tepuk tangan dan sorak-sorai kecil
dari para siswa yang sudah tidak sabar mengikuti sesi utama. Kegiatan
dilanjutkan dengan sambutan Kepala Sekolah SMA Edu Global Cirebon. Dalam
sambutannya, disampaikan pentingnya generasi muda untuk tidak melupakan akar
budaya dan kearifan lokal di tengah derasnya arus globalisasi. Pesan ini
sejalan dengan visi besar Edu Global School untuk menjadi institusi pendidikan
terdepan yang menghadirkan pengalaman belajar bertaraf global, sebuah visi yang
justru menegaskan bahwa menjadi ‘go global’ tidak berarti kehilangan jati diri
lokal, melainkan mengangkat kekayaan lokal itu ke panggung yang lebih luas.
“Kearifan lokal bukan beban sejarah, melainkan modal masa
depan.”
Bincang Inspiratif bersama Para
Praktisi
Sesi inti
Insight Day 2026 dikemas dalam format talkshow interaktif yang dipandu oleh
moderator, Mr. Iwan Rasiwan, S.Pd., M.A.P., Gr. Dengan gaya memandu yang
lincah dan komunikatif, moderator berhasil menghidupkan diskusi antara dua
narasumber yang memiliki latar belakang berbeda namun saling melengkapi.
Narasumber pertama, Lingga Pamungkas, hadir
mewakili sisi historis dan kultural Kota Cirebon. Sebagai Founder Cirebon
History, ia dikenal aktif menelusuri dan mendokumentasikan jejak sejarah serta
budaya lokal Cirebon, sebuah perspektif yang membuka wawasan siswa bahwa
ekonomi kreatif tidak lahir dari ruang kosong, melainkan tumbuh dari akar
sejarah dan identitas suatu daerah.
Narasumber
kedua, Indrawati Giok yang akrab disapa Oma Giok, membawa perspektif dari sisi
praktik bisnis ekonomi lokal secara langsung. Kehadirannya memberikan gambaran
nyata dan membumi tentang bagaimana kearifan lokal Cirebon — mulai dari
kuliner, kerajinan, hingga tradisi — dapat diolah menjadi peluang usaha yang
bernilai ekonomi dan tetap relevan di tengah persaingan pasar modern. Diskusi yang berlangsung hangat ini kian
terasa istimewa karena dilengkapi dengan Food Corner yang menghadirkan langsung
jajanan legendaris khas Cirebon: Tahu Gejrot, Es Cuing, Camplay, dan Kue Gapit.
Kehadiran kudapan-kudapan ini bukan sekadar hidangan pelengkap, melainkan
bagian dari pengalaman belajar itu sendiri — siswa tidak hanya mendengarkan
teori tentang ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal, tetapi juga mencicipi
dan merasakan langsung produk kearifan lokal yang menjadi bahan diskusi.
Antusiasme Siswa dalam Sesi
Tanya Jawab
Salah satu momen paling hidup dalam Insight Day 2026 terjadi pada sesi tanya jawab. Alih-alih pasif mendengarkan, siswa kelas X dan XI menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan beragam pertanyaan kepada kedua narasumber. Tangan-tangan mengacung silih berganti, menandakan bahwa tema yang diangkat benar-benar menyentuh keingintahuan generasi muda tentang bagaimana memulai dan mengembangkan usaha berbasis budaya lokal. Antusiasme ini menjadi bukti nyata bahwa kegiatan semacam Insight Day berhasil menjalankan salah satu misi utama Edu Global School, yakni membekali siswa dengan keterampilan bernilai tambah untuk mampu berkompetisi dan memberi perbedaan di dunia global. Rasa ingin tahu yang besar, keberanian bertanya, serta kepekaan terhadap potensi ekonomi di sekitar mereka adalah bekal berharga yang tidak akan mereka temukan hanya dari buku pelajaran.
Dokumentasi dan Kebersamaan sebagai Penutup
Rangkaian
Insight Day 2026 ditutup dengan sesi dokumentasi dan foto bersama antara siswa,
dewan guru, moderator, serta kedua narasumber. Momen ini menjadi simbol
kebersamaan seluruh komunitas sekolah dalam mendukung satu visi besar: mencetak
generasi muda yang berwawasan global namun tetap berpijak kuat pada kearifan
lokal. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.30
hingga 12.00 WIB ini bukan hanya menjadi ruang belajar tentang ekonomi kreatif,
tetapi juga cerminan nyata dari komitmen SMA Edu Global Cirebon dalam
menyelenggarakan pendidikan yang holistik — memadukan keunggulan akademik,
pengembangan karakter, dan wawasan global sekaligus. Sebagaimana termaktub
dalam misi sekolah untuk menghadirkan program pendidikan yang seimbang dan
menekankan pengembangan pribadi yang luhur, Insight Day 2026 menjadi bukti
bahwa ruang kelas bisa diperluas hingga melampaui empat dinding, menghadirkan
dunia nyata langsung ke hadapan siswa.
Belajar, berdiskusi, dan menggali inspirasi dari kekayaan budaya
lokal — untuk menciptakan inovasi yang berdampak bagi masa depan.
Insight Day
2026 telah usai, namun jejak inspirasinya diharapkan terus tumbuh dalam diri
setiap siswa yang hadir. Sebab pada akhirnya, kearifan lokal Kota Cirebon bukan
hanya warisan yang harus dijaga, melainkan juga peluang yang layak
diperjuangkan oleh generasi penerusnya — generasi yang kini sedang ditempa di
ruang-ruang kelas dan aula SMA Edu Global Cirebon.
#InsightDay #SMAEduGlobal #EduGlobalSchool #Cirebon
#EkonomiKreatif